Rembuk Gerakan Cinta Tanah Air, Badan Kesbang Pol Gandeng Guru PKN

Bontang – Badan Kesbang Pol Kota Bontang menggelar diskusi dengan guru Pendidikan Kewarga Negaraan (PKN) tingkat SMA/Sederajat se-Kota Bontang pada Selasa, 17 September 2019. Diskusi tersebut sebagai langkah awal untuk mewujudkan pembentukan Gerakan Cinta Tanah Air di setiap SMA/Sederajat, yang akan dikoordinir oleh guru PKN setempat. Inisiasi gerakan cinta tanah air tersebut sebagai upaya membentuk dan mengembangkan kecintaan dan kebanggaan pada tanah air di lingkungan siswa, sehingga tidak melupakan ideologi maupun jati diri sebagai bangsa Indonesia. Diskusi dilaksanakan di ruang pertemuan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Bontang.

Kepala Badan Kesbang Pol, Sony Suwito Adicahyono pada kesempatan tersebut menyampaikan perlunya membentuk organisasi khusus yang concern pada program-program cinta tanah air. Program yang selama ini dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, Irup (Inspektur Upacara), Pekan Pancasila maupun cerdas cermat, dirasa belum efektif dalam menggugah dan membangun nasionalisme. Diperlukan lebih banyak gerakan serupa yang lebih masif agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak lenyap dari bumi nusantara. Pembentukan organisasi cinta tanah air di sekolah merupakan suatu gagasan dalam upaya menanamkan dan menguatkan kecintaan dan kebanggan pada negeri. Organisasi tersebut disetarakan dengan wadah ekstrakurikuler lainnya di sekolah. Melalui pembentukan organisasi, pembinaan diharapkan akan berjalan lebih efektif dan maksimal.

Tingginya penggunaan bahkan ketergantungan terhadap produk teknologi (gadget) beserta fitur-fitur yang ditawarkan membuat generasi muda melupakan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. Pancasila, lagu-lagu nasional, serta kegiatan upacara bagi sejumlah siswa, kian menjadi hal yang terlupakan dan terabaikan. Padahal, generasi muda merupakan tunas harapan bangsa yang sepatutnya memiliki tekad yang kuat dan semangat nasionalisme yang besar, untuk melanjutkan pembangunan kelak serta memimpin bangsa di masa mendatang.

Rencana pembentukan organisasi cinta tanah air di sekolah disambut baik oleh guru PKN yang hadir pada kesempatan tersebut. Gerakan cinta tanah air dirasa sesuai dengan kondisi siswa masa kini yang membutuhkan wadah pembinaan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kendati demikian, penambahan organisasi maupun kegiatan di sekolah bukanlah hal yang mudah. Persoalan anggaran, kekhawatiran akan program yang tidak berjalan, hingga bertambahnya tanggung jawab guru dalam membina wadah baru, menjadi kendala yang dihadapi dengan hadirnya organisasi baru. Badan Kesbangpol menyatakan akan melakukan pendampingan secara rutin serta memfasilitasi pelaksanaan kegiatan organisasi cinta tanah air nantinya. Para guru diberikan kesempatan untuk mendiskusikan lebih lanjut dengan pihak sekolah mengenai kesiapan dalam pembentukan organisasi.

Selanjutnya, Badan Kesbang Pol akan menyusun pedoman organisasi cinta tanah air, dengan melibatkan akademisi serta guru PKN. Apabila pihak sekolah menyatakan kesiapan, maka akan dilakukan pembentukan organisasi di sekolah. Kelompok yang telah terbentuk nantinya akan dikukuhkan, diberikan pembinaan rutin, serta partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan terkait cinta tanah air di lingkungan sekolah.

Gerakan cinta tanah air diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan di tingkat Kota Bontang saja, melainkan dapat menjadi program nasional yang dilaksanakan di seluruh daerah di Indonesia.

(nov/udz)

4 thoughts on “Rembuk Gerakan Cinta Tanah Air, Badan Kesbang Pol Gandeng Guru PKN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *